
JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Seminar Eurasia ke-8 dengan tema Implementasi Model Case-Based Teaching Berorientasi Pembelajaran Mendalam untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Calon Pendidik Bahasa Jepang di Ruang Micro Teaching FKIP Uhamka, Rabu (17/6).
Seminar Eurasia kali ini menghadirkan pembahasan mengenai penguatan pedagogik dalam pengajaran pembelajaran Bahasa Jepang kepada para siswa dengan menerapkan implementasi metode Deep Learning dan Case-Based Teaching, agar bisa dikuasai dan dipahami para mahasiswa, yang sejalan dengan implementasi SDGs 4 Pendidikan Berkualitas.
Agenda dihadiri oleh Harinaredi selaku Wakil Dekan III FKIP Uhamka, Rita Agustina selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka dan Narasumber, dan para partisipan yang berasal dari mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Uhamka.
Harinaredi selaku Wakil Dekan III FKIP Uhamka menyampaikan bahwa Seminar Eurasia ini dapat mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi Uhamka, dengan pemaparan para narasumber yang berasal dari nasional dan internasional yang merupakan pakar bidang kebudayaan, sejarah dan kebahasaan.
“Melalui kegiatan Eurasia yang bersifat global ini dengan pemaparan para narasumber yang berasal dari nasional dan internasional dengan keahlian ilmu mereka di kebahasaan, kebudayaan, sejarah, norma dan etika antar bangsa, sehingga mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang sudah bisa menuju ranah Internasional dan mendukung Internasionalisasi Pendidikan Kampus,” ucap Harinaredi.
Selanjutnya, Rita Agustina selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka dan Narasumber menyampaikan pada materi Eurasia hari ini berfokus kepada penguatan pedagogik pembelajaran Bahasa Jepang dengan menggunakan metode Deep Learning dan Case-Based Teaching.
“Materi hari ini berkaitan dengan implementasi Case-Based Teaching dalam Pembelajaran Mendalam di pengajaran Bahasa Jepang sehingga bisa meningkatkan kemampuan pedagogik dan kreativitas, serta melalui Eurasia ini, diharapkan menjadi bekal pengetahuan bagi Mahasiswa untuk siap menuju dunia internasional,” pungkas Rita.